^Katakan dengan Kata^

it’s the freedom of me

Panik Mei 23, 2009

Diarsipkan di bawah: OPie belajar Psychology, dunia P'Mails — OPie ... @ 8:53 am

Emil kini senang tak terkira. Ia akan ke Jepang beberapa menit lagi untuk pertukaran pelajar itu. Ketika tiba di bAndara, tiba-tiba ia merasa dadanya ditekan. Napasnya sesak. Ingin pingsan saja, katanya. Emil panic. Tiba-tiba diurungkannya niatnya untuk bepergian dengan pesawat terbang itu. Bertanya-tanya Emil pada temannya, apakah ia sedang mengalami serangan panic atau tidak.

Dijawabnya oleh temannya. Serangan panic merupakan perasaan teror yang datang menyerang secara tiba-tiba tanpa peringatan. Istilah “panik” berasal dari kata Pan, dewa Yunani yang setengah hantu, tinggal di pegunungan dan hutan, dan perilakunya sangat sulit diduga. Gangguan panik biasanya timbul pada usia muda dan dewasa (pertengahan 30an). Panik ini dapat juga timbul pada usia muda dan usia lanjut. Panik sebenarnya adalah kondisi alami pada setiap orang. Panik dalam hal ringan, yang datang sesekali, adalah hal biasa. Yang perlu diwaspadai adalah jika cemas atau panic datang berulang-ulang dalam kadar tinggi hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika ini terjadi, sebaiknya kita memperhatikan kondisi fisik kita. Tak jarang muncul rasa mual, pusing, diare, tubuh gemetar, daya penglihatan dan konsentrasi menurun.  Pada serangan yang hebat, penderita merasa seperti tercekik atau jiwanya keluar dari tubuh sehingga ia sering takut jangan-jangan menjadi gila atau mau mati.

Serangan panik dapat terjadi kapan saja bahkan waktu tidur sekalipun. Umumnya serangan akan memuncak dalam waktu 10 menit, namun beberapa gejala akan berlangsung lebih lama. Individu yang mengalami serangan panik berusaha untuk melarikan diri dari keadaan yang tidak pernah diprediksi. Gangguan panik merupakan gangguan dengan sedikitnya ada tiga serangan dalam waktu tiga minggu. Pada saat itu penderita tidak dalam gangguan fisik yang berat, dan tidak pula dalam situasi yang mengancam kehidupanya. Serangan ini dapat terjadi di mana saja.

KENAPA PANIK MUNCUL?

Banyak factor yang menyebabkan munculnya serangan panic, baik factor fisik maupun psikis. Seseorang dapat mengalami kepanikan karena ia mempersepsikan sesuatu secara berlebihan. Padahal, situasi ia alami belum tentu seseram yang ada di kepalanya. Bagi teman-teman yang senang berimajinasi secara berlebihan, berhati-hati pula. Mereka yang senang berimajinasi berlebihan, perfeksionis atau kaku, biasanya lebih rentan terserang panic.

Factor-faktor genetis dan kesehatan fisik ternyata juga ikut berperan. Teman-teman yang punya riwayat serangan panic dalam keluarga, berkemungkinan mengalami serangan panic pula. Pada mereka ini, serangan panic bisa muncul tiba-tiba, meskipun kondisi fisik baru sedikit menurun. Banyak hal lain yang memicu munculnya panic. Mungkin saja, kehilangan orang yang dicintai, pemutusan hubungan kerja, perceraian, dan lain sebagainya.

WASPADAI SERANGAN PANIK

Gejala serangan panic ini memang mirip dengan gelaja serangan jantung. Hal ini membuat orang-orang biasa berdatangan ke Unit Gawat Darurat atau dokter spesialis jantung/ oenyakit dalam. Di bawah ini dituliskan gejala-gejala serangan panik yang biasa terdapat pada orang yang mengalami serangan panik. Bila ia mengalami 5 dari gejala ini yang berlangsung tiba-tiba dan berlangsung lebih kurang 10 menit, maka dia dapat dikatakan mengalami serangan panik.
1. Jantung berdebar dan peningkatan denyut jantung
2. Berkeringat
3. Badan terasa gemetar atau berguncang
4. Perasaan napas yang pendek
5. Perasaan seperti tercekik
6. Sakit dada atau perasaan tidak nyaman
7. Mual atau merasa tidak enak di perut
8. Merasa pusing, tidak stabil, kepala terasa ringan atau pingsan
9. Perasaan tidak nyata, merasa diri dan lingkungan seperti asing
10. Takut kehilangan kontrol atau menjadi gila
11. Takut mati
12. Kesemutan atau seperti baal
13. Rasa seperti terbakar atau kepanasan

ATASI PANIK

Jika Anda mengalami gejala tersebut sering dan disertai gangguan fungsi pribadi dan sosial, Anda seharusnya segera berobat ke dokter kesehatan jiwa. Dokter kesehatan jiwa pertama kali akan menyingkirkan terlebih dahulu adanya kemungkinan diagnosis penyakit jantung atau penyakit yang dapat memberikan gejala-gejala mirip seperti serangan panik seperti gangguan tiroid (gondok). Bila semua sudah disingkirkan maka diagnosis gangguan panik dapat ditegakkan.
Pengobatan gangguan panik meliputi pengobatan dengan obat dan psikoterapi. Biasanya pasien akan mendapatkan obat dalam jangka waktu tertentu (minimal 3 bulan) sambil terus dilatih agar bila serangan paniknya datang, pasien dapat mengatasinya. Pasien gangguan panik biasanya juga mempunyai latar belakang masalah psikologis yang nyata sehingga dokter kesehatan jiwa akan berusaha membantu pasine mengatasi hal tersebut.
Jangan malu untuk berkonsultasi dengan dokter kesehatan jiwa bila mengalami gangguan panik.

Menurut medikaholistik,com, ada beberapa latihan yang dapat membantu Anda untuk mengatasi serangan panik. Kita perlu untuk hidup teratur. Panik ini bisa saja muncul setelah kita mengalami kelelahan berlebihan. Nah, tidur yang cukup dan membuat jadwal mingguan akan membuat kita mampu membagi waktu dengan benar.

Selain itu, Anda harus mengamati sendiri bila gejala serangan panik mulai timbul. Misalnya saja Anda dapat membawa secarik kertas yang bertuliskan PERHATIAN ! ataupun yang diberi warna kuning atau merah. Kemudian setelah Anda mengetahui bahwa Anda akan mengalami serangan panik Anda dapat melakukan pernafasan perut atau teknik relaksasi . Sebenarnya, teknik ini merupakan teknik pengalihan pikiran yang dapat berupa : menonton film kartun, membaca novel, membaca kata-kata dengan huruf terbalik, mengunyah permen karet, melihat benda-benda sekitar, mendekatkan dua jari sedekat mungkin berulang-ulang.

(MaghrizaNovita Syahti/P’Mails edisi 17 Mei 2009, berbagai sumber)

 

DEMENSIA: BOLEH TUA, ASAL JANGAN PIKUN April 13, 2009

Diarsipkan di bawah: OPie belajar Psychology, dunia P'Mails — OPie ... @ 10:47 am

Semakin bertambahnya tahun, semakin bertambah pula orang yang didiagnosis menderita penyakit Demensia. Jika diartikan, menurut buku Gaya Hidup Penghambat Alzheimer, demensia merupakan himpunan gejala penurunan fungsi intelektual, umumnya ditandai terganggunya minimal tiga fungsi, yaitu bahasa, memori visuospasial, dan emosional. Jadi, demensia bukan suatu penyakit, tetapi kumpulan gejala-gejala yang menyertai berbagai penyakit. Menurut buku ini, terdapat 70 penyakit atau keadaan yang menyebabkan demensia.
Penuaan ternyata tidak hanya untuk kulit, tetapi juga untuk otak. Demensia juga disebut sebagai proses penuaan pada otak. Secara structural, semakin sedikit hubungan antar sel yang dibuat otak, sebagai akibat dari berkurangnya fungsi otak, juga potensi ingatan tidak didukung pelatihan, pemakaian, serta asupan gizi, ternyata semakin beresiko menderita penurunan. Zat kimia dalam otak akan menurun hingga membuat volume otak mengecil dan rongga-rongga dalam otak menjadi lebar.
PENYEBAB DEMENSIA
Beberapa bagian otak yang tugasnya terkait dengan ingatan– prefrontal cortex untuk mengingat hal-hal yang sudah lama dan hippocampus untuk hal-hal baru yang ingin diingat – akan kehilangan kira-kira 20 persen sel-sel syarafnya seiring dengan bertambahnya usia. Demensia atau berkurangnya fungsi-fungsi kognitif dan perilaku akibat hal-hal fisiologis, akhirnya menjadi penyakit yang populer di usia lanjut dan menjadi ‘gerbang’ bagi penyakit-penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Banyak hal yang menyebabkan demensia ini. Demensia dapat disebabkan oleh cedera kepala, infeksi otak, keracunan, kekurangan zat nutrisi, serta stroke yang meluas, tumor otak, dan lainnya. Bisa pula disebabkan oleh gizi buruk, gangguan system saraf, penggunaan narkotika, alcohol, kecemasan atau depresi, dan pelepasan kortisol berlebihan akibat stress.
Beberapa hal tidak terlalu serius turut berperan dalam menyebabkan demensia, tetapi perlu diwaspadai. Seperti, di bawah pengaruh narkotika dan alcohol, diburu waktu, ketakutan, kurang perhatian, lelah fisik dan mental, merasa bingung, marah, dan tertekan, perhatian terganggu, terlalu banyak bekerja, dan terlalu tegang.
PROSES PENUAAN OTAK

Proses penuaan membikin kemunduran kemampuan otak. Kemampuan yang mundur biasanya adalah daya ingat dan inteligensi dasar. Kemunduran daya ingat ini berupa penuruan kemampuan penamaan dan proses mencari kembali informasi yang telah tersimpan di dalam memori. Jadi, memori harus tetap eksis. Caranya tak sulit, kok. Pokoknya, jangan pernah membiarkan otak menganggur. Membaca, mendengar berita, atau cerita dari berbagai media cukup membantu dalam mencegah pengangguran otak. Namun, kalau ingin otakmu menganggur, caranya juga tak sulit. Tinggal ongkang-ongkang kaki sambil merenungi nasib yang tak kunjung berubah. Tapi, konsekuensinya, kamu akan mengalami penurunan daya ingat dalam waktu dekat. Pilih yang mana?
Sedangkan, inteligensi dasar merupakan penurunan fungsi otak bagian kanan, berupa kesulitan dalam komunikasi non verbal. Misalnya, pemecahan masalah, mengenal wajah orang, kesulitan dalam pemusatan perhatian dan konsentrasi. Tak ingin seperti itu, kan? Mencegahnya juga gampang, kok. Cukup dengan mempertahankan proses belajar, meskipun sudah lansia. Bagi lansia, caranya tentu tak harus mengulang pelajaran-pelajaran di sekolah dulu. Tapi, perlu mengasah otak. Misalnya, dengan memecahkan masalah sederhana, mengenal tulisan, symbol, dan angka, serta tetap menggerakkan anggota tubuh secara wajar.
Nah, penuaan otak ini menyebabkan lupa, maka banyak pula jenis lupanya. Pertama, lupa wajar karena factor usia. Jenis lupa ini biasanya butuh waktu yang lama untuk menjawab dengan akurat jika ditanyakan sesuatu. Lupa ini tidak semakin memburuk dari waktu ke waktu. Ada pula lupa karena gejala gangguan kognisi ringan (pra pikun). Orang-orang yang lupa seperti ini mandiri dalam kesehariannya, tidak mengalami gangguan fungsi social dan pekerjaan. Lupa jenis ini mengalami penuruan fungsi memori jangka pendek. Hingga mereka kerap membuat keputusan berulang-ulang yang isinya sama. Jenis lupa berikutnya adalah gejala dini demensia (pikun). Banyak kemuduran yang terjadi pada demensia, seperti bahasa, memori, pengenalan ruang dan tempat. Hal itu membuat fungsi social dan pekerjaannya terganggu. Makanya, demensia bukanlah lupa biasa.
GEJALA DEMENSIA
Penderita demensia mengalami hilang ingatan baru-baru ini, bukan sekedar lupa. Kadang juga lupa kata-kata atau bahasa yang tepat. Mungkin pula, penderita demensia ini mengalami perasaan yang berubah-ubah (moody), mendadak tak berminat melakukan aktivitas. Parahnya lagi, mereka tak ingat lagi jalan pulang ke rumah, bahkan lupa bagaimana caranya melakukan tugas sehari-hari.
Contoh yang dekat dengan keseharian kita misalnya, sulit menghitung uang kembalian, sulit melakukan hal-hal biasa yang dilakukan sehari-hari (mandi, menelepon, mengancingkan baju), serta lebih banyak menyendiri.
SELAMATKAN OTAK, CEGAH DEMENSIA
Agar tidak terkena demensia di usia lanjut nanti, kita harus menyelamatkan otak mulai sekarang untuk mencegahnya. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah gaya hidup. Mereka yang kurang tidur, jam tidurnya tak beraturan, biasanya mudah terkena penyakit lupa. Begitu pula dengan fast food, yang bisa mengakibatkan pembuluh darah kaku dan menebal hingga aliran darah ke otak itu berkurang. Pola makan juga harus diperhatikan agar sehat dan bergizi. Pilihlah makanan-makanan yang baik untuk otak, seperti ikan, daging, ayam, susu, sayuran hijau, kacang-kacangan, jeruk, teh hijau, dan lainnya. Konsumsi pula hidangan penguat daya ingat setiap hari, seperti makanan yang mengandung vitamin E, B6, B12.
Ternyata, jus sayur dan buah juga menyelamatkan otak, loh! Misalnya, jus anggur mencegah penuaan otak, pisang memenuhi kebutuhan vitamin B6, jus apel juga bagus untuk pikiran kita. Sayuran tak kalah penting. Makan banyak sayuran membantu menyelamatkan ingatan dan perhatian di usia lanjut.
Melatih otak, penting sekali. Mereka yang beringatan kuat senang sekali bermain teka-teki silang, membaca, bermain bridge, dan lain-lain. Jangan lupa untuk mengaktifkan otak kiri dan kanan secara bersamaan. Misalnya, dengan melakukan gerakan menyilang atau mencoba melatih kesabaran dengan menulis menggunakan tangan kiri.
Menangkal kepikunan bisa juga dengan berpikiran positif, rasional, rileks, dan berinteraksi dengan banyak orang. Hindari pikiran negative, emosional, karena pikiran seperti itu dapat menimbulkan distress (stress yang buruk). Happy dan gaul, kuncinya. Melestarikan hobby, boleh juga tuh! Misalnya, berkaraoke, berkebun, berolahraga, membaca, dan hal seru lainnya.
Jangan lupa untuk menjaga kesehatan otak. Memberikan oksigen yang cukup, menjaga tekanan darah agar tetap normal, hindari kebiasaan tidak sehat (misal, merokok), mencoba aromaterapi, dan meditasi merupakan beberapa hal yang bisa kita lakukan agar otak tetap sehat.
Proses penuaan memang tidak dapat dihambat. Kita perlu menyadari bahwa berat otak akan berkurang seiring bertambahnya usia. Tetapi, paling tidak kita mampu menghadapinya dengan sehat. (Maghriza Novita Syahti/ berbagai sumber)

 

Nonton Bareng Laskar Pelangi Desember 1, 2008

Diarsipkan di bawah: dunia P'Mails — OPie ... @ 2:33 am
Tags:

10child1

Film Laskar Pelangi memang ramai diperbicangkan di mana-mana, termasuk di redaksi P’mails. Sudah jauh-jauh hari teman-teman reporter ini sepakat untuk nonton bareng, sebelum film ini rilis. Tak sedikit yang buka telinga lebar-lebar, rajin-rajin datang ke redaksi, ataupun menunggu telepon. Niatnya sama, supaya tak ditinggal nonton bareng lagi, gratis pula. Cukup ketika nonton Nagabonar Jadi 2 saja mereka gondok tak diajak.
“Semuanya ikut,” ucap Bang On dan Om KW, membuat lega setiap reporter.
Nonton bareng ini merupakan hadiah keberhasilan teman-teman reporter dalam mengadakan Lomba Debat Antar Pelajar SMA Se-Sumatera Barat yang diadakan pada 4th Padang Book Fair, 2 November lalu.
Awalnya, acara nonton bareng ini direncanakan pada tanggal 9 November 2008. Tapi, banyak yang tak berkesempatan untuk ikut. Begitu pula ketika diusulkan tanggan 16 November 2008. Banyak yang pasang muka sedih, lagi-lagi tak bisa ikut. Akhirnya, diputuskan tanggal 22 November, P’Mails nonton bareng Laskar Pelangi. Semua tersenyum lebar, kecuali beberapa teman reporter seperti Danil dan Deli. Danil terpaksa melewatkan kebersamaan ini karena harus kuliah, sedangkan Deli baru selesai les pada pukul 15:00 WIB. Padahal, jam segitu film sudah dimulai.
Pendaftaran bagi yang ikut sudah dibuka beberapa hari sebelum tanggal 22 November 2008. Hingga Jumat (21/11), sudah dua puluh reporter yang mendaftarkan namanya. Tak ketinggalan Kak Rina, sekretaris redaksi.
Sabtu (22/11) siang itu, Dedet, Dodi, Nilna, dan Opie sudah hadir di redaksi, lebih awal dari teman-teman yang lain. Semangat sekali, tak sabar ingin melihat aksi sepuluh anak yang tergabung dalam Laskar Pelangi itu. Mendekati pukul 13:00 WIB, tak ada teman-teman reporter yang lain. Dedet tampak gelisah menunggu Fresti, teman seiya-sekata untuk mengantre tiket nonton itu. Bang On sudah bertanya-tanya tentang kepastian berapa orang yang ikut nonton, biar bisa beli karcis secepatnya. Nilna dan Opie segera menghubungi teman-teman lainnya lewat sms. Tak perlu menunggu lama, handphone keduanya didatangi sms bertubi-tubi. Semua minta ditunggu.
Mendekati pukul 15:00 WIB, redaksi ramai, heboh. Semakin banyak yang berdatangan, seperti Shinta, Emil, Dea, Ocha, Borry, Adhe, Tiwi, Cici, Bulan, Amel, Liza, Kak Ria, Bang Eko, Rani, Suci, dan Aci. Dua puluh empat teman reporter itu berangkat ke bioskop Raya Theater sementara Dedet, Fresti, dan Icha sudah membeli karcis untuk teman-teman lainnya. Suasana ruang tunggu bioskop itu pun mendadak ramai ketika puluhan reporter P’mails yang heboh ini tiba. Mengobrol, tertawa, dan berfoto merupakan tiga hal yang tak pernah terlupa jika mereka berkumpul. Di mana ada kamera, di situlah ada mereka dengan canda tawanya. Hal-hal seperti itulah yang membuat teman-teman reporter semakin kompak, merasakan indahnya kebersamaan. Seperti yang diakui Amel, “Sebenarnya, niat nontonnya tak seberapa, tapi kebersamaan dan foto-fotonya itu loh. Bikin rugi kalau nggak ikutan.”
Ketika film Laskar Pelangi dimulai, semua perhatian tertuju pada layar lebar itu. Seperti tersihir dengan indahnya alam Belitong yang disuguhkan film itu. Semua tampak serius mengikuti alur cerita film itu. Sesekali terdengar suara, “Loh, ini kan nggak ada di bukunya”. Sesekali pula, Nilna dan Opie menoleh ke kiri-kanan depan-belakang, melihat-lihat tanda-tanda tangisan di wajah teman-temannya. Maklum, beberapa adegan memang membuat penonton terenyuh, merenung, sedih. Fresti jadi sasaran empuk kali ini. Jika ada adegan sedih, Nilna dan Opie seenak jidat menuduh Fresti menangis padahal entah iya entah tidak ia meneteskan air mata. Membuat Fresti malu saja.
Lain ulah Nilna dan Opie, lain pula ulah Shinta, Dedet, Icha, dan Fresti. Harun sepertinya menjadi tokoh favorit mereka dalam film Laskar Pelangi ini. Penyebabnya, gayanya Harun tak jauh berbeda dengan Emil. Setiap Harun muncul, mereka tertawa, sesekali melirik Emil. Setelah keluar dari bioskop, tak lupa mereka foto bareng dengan ‘Harun’. Emil, seperti biasa, lagaknya cuek saja menanggapi teman-temannya. “Sudah siap jadi selebritis sepertinya, “ celetuk salah seorang teman.
Ketika ditanyai pendapat masing-masing teman reporter ini mengenai film Laskar Pelangi, banyak yang mengusap-usap mata. “Bikin nangis!” ucap Shinta. Nilna senyum-senyum, balas dendam katanya. Kali ini ia tak menangis, cukup ketika nonton Nagabonar Jadi 2 saja ia difitnah menangis. Film ini cukup bagus untuk memotivasi, kata Nilna, meskipun sedikit kecewa karena ada cerita yang ditambah-tambahkan. Kak Ria jelas-jelas mengagumi sosok Lintang. “Kegigihannya, pribadinya, kepintarannya memotivasi kita untuk berjuang, meskipun Lintang tetap tak dapat melanjutkan sekolahnya,” tutur Kak Ria. Fresti menggebu-gebu mengajak semuanya harus nonton film yang satu ini. Ia sampai tak bisa berkata-kata. Tapi, satu kalimat yang diucapkan Fresti, membikin semua spontan memalingkan muka: “Kenapa bukan saya yang ditawarin main film?”
Bicara tentang adegan terfavorit, Shinta dengan semangat angkat bicara. Menurutnya, adegan yang paling ia suka adalah adegan ketika Ibu Muslimah datang ke sekolah setelah lima hari tak mengajar pasca meninggalnya Pak Harfan. Opie lain lagi. Menurutnya, adegan ketika Mahar menyanyikan Bunga Seroja dan teman-teman lainnya jadi penari adalah adegan paling berkesan. Lucu. Nilna, ketika ditanya adegan favorit, ia malah menjawab mengagumi Mahar. “Cakep, sih!” Ia memfavoritkan adegan ketika anak-anak itu duduk melingkar melihat piala kemenangan karnaval. Karnaval juga merupakan bagian yang disukai Fresti. Ditambah adegan ketika Lintang menjawab salah sewaktu mengikuti lomba cerdas cermat dan adegan ketika Ikal mengambil kapur di toko milik ayah A Ling.
Hebohnya nonton Laskar Pelangi ternyata tak habis di bioskop saja. Kehebohan itu masih terasa ketika sampai di redaksi. (Maghriza Novita Syahti)

 

Selamat Ulang Tahun, Om November 8, 2008

Diarsipkan di bawah: dunia P'Mails — OPie ... @ 11:21 am
Tags:

2 November 2008,

Seminggu yang lalu di sanggar…

“Eh, minggu depan Om Kw ulang tahun, loh. Kita kadoin apa ya? Kita bikin surprise apa ya?”
Pertanyaan-pertanyaan itu begitu sering dilontarkan olehku, Amel, Nilna, Kak Ria, Dodi, dan Icha. Mumpung Om Kw belum datang, jadi semua sibuk memikirkan jawabannya.
1.    Kita nyanyi aja, yuk. Selamat ulang tahun plus lagu lain.
Opie: “Hmm….Terlalu biasa.”
Dodi: “Yang lain laa….”
2.     Bacain puisi
Kak Ria: “Boleh…tapi apa nggak ada yang lebih seru lagi?”
3.     Candle light dinner
Nilna: “Ide Amel ini ada-ada aja….”
Opie : “Romantis sekali dirimu, Nak….”
4.     Kotakin Amel
Kak Ria: “Amel didandanin kayak badut aja….”
5.    Karangan bunga
Nilna: “Ide gila!”
Amel: “Ntar kita pajang di deretan karangan bunga di Padang Book Fair itu. Selamat Ulang Tahun Untuk Om Kw. Gitu kira-kira tulisannya. Tapi, kayaknya Om pasti kabur. Nyari-nyari Bang On minta diantar pulang. Shock!”
6.     Bawain Black Forest
Kak Ria: “Lagi-lagi terlalu biasa.”
7.     Sembunyi di dapur sanggar
Opie: “Ngapain pake sembunyi? Bakalan ketauan juga kok dengan jumlah kita yang segini banyak. Hehehe….”
8.     Kadoin Kaos Kaki
Kak Ria, Nilna, Opie, Dodi: ”Rasionalnya, Mel?”
Amel: *bingung*
9.     Kotak kosong
Nah, kotak kosong ini sebenarnya punya arti yang sangat…huhuhu…jadi terharu. Tak ada apa-apa di dalamnya, hanya kumpulan doa yang tak berwujud.
10.     Patung Om Kw
Yah, sejenis patung dari tanah liat itu. Tapi, sangat tidak memungkinkan untuk dibuat dalam jangka waktu satu minggu, di tengah kesibukan yang super-duper padat merayap ini.
11.     Demontrasi
Dodi: “Lagi-lagi ide gila. Ckckckck….”
Amel: “Kalo biasanya orang demo minta diturunkan harga BBM, minta Presiden diganti, minta koruptor ditindak, dan minta ini-itu lainnya, kita nggak minta apa-apa. Sekedar ngucapin selamat ulang tahun aja kok.”
12.     Kunci mobil jaguar
Icha: “Nyicil? Dari kuncinya dulu nih?”

Sekian banyak ide, kita belum menemukan surprise yang cocok. Sampai pada hari H, kita masih bingung. Akhirnya disepakati, merayakan seperti biasa saja. Makan kue, tiup lilin, dan menyanyikan selamat ulang tahun.
Mendekati maghrib, kami sudah menyediakan kue. Tinggal menunggu kedatangan Om Kw. Tapi tak pula mungkin merayakan di stand Padang Ekspres ini. Di lantai 2 apalagi. Akhirnya, kita keluar gedung menuju panggung. Eh, nggak taunya ketemu Om Kw. Ya sudah. Sekarang waktunya.
Ada yang ajaib. Ketika meniup lilin, ternyata lilinnya tak mau mati meskipun berulang kali meniupnya. Setelah ditiup, mati, eh…hidup lagi. Dasar lilin!
Om Kw bilang, hadiah ulang tahun sesungguhnya adalah kesuksesan acara Lomba Debat Antar Pelajar Se- Sumatera Barat P’mailovers dan acara Seminar Menjadi Guru yang Bahagia yang diselenggarakan oleh istri tercinta Om.
Om Kw menciptakan kado untuk dirinya sendiri. Jika kedua acara itu sukses, maka itulah hadiahnya. Jika kedua acara itu gagal, itulah hadiahnya. “Ketika kita berulang tahun, berarti kita harus bertanya pada diri kita sendiri. Hal apa saja yang sudah saya lakukan yang bermanfaat bagi orang lain dan apa yang akan saya lakukan di sisa umur yang Tuhan berikan pada saya?”

Kami pun terharu, menitikkan air mata. Nangis Bombay!! Begitu berharganya kami di mata beliau. Tak perlu kami mempersiapkan kado apapun untuk Om, karena sesungguhnya kami lah kado untuk Om. Ketika kami mencapai sukses, ketika kami terus berkarya.
Selamat ulang tahun, Om: orangtua kami, guru kami, inspirator kami.

 

MERAIH MEDALI EMAS FLS2N 2008 Oktober 25, 2008

Diarsipkan di bawah: dunia P'Mails — OPie ... @ 6:51 am
Tags:

BIODATA PELAJAR
1.    DANIEL DIMAYS SUMARNO
Lahir di Bukittinggi, 23 Mei 1995. Anak ke empat dari pasangan Bapak Matheus Sumarno, S. Pd, guru SMP Xaverius Bukittinggi dengan Ibu Emilia Tiur Mina, S. Pd, guru SD Fransiskus Bukittinggi. Ia mendapatkan peringkat tiga di kelasnya. Suka berenang, main drum, football, dan mendengarkan music. Daniel dipandang sebagai anak manja di mata teman-teman dan guru-gurunya karena merasa dirinya anak bungsu. Sebelum bersekolah di SMP Xaverius, Daniel mengecap pendidikan di TK Kuntum Mekar Bukittinggi dan kemudian melanjutkan di SD Fransiskus Bukittinggi. Menguasai delapan alat music, yaitu bansi, serunai, talempong, kolintang, saluang, bedug, terompet, dan angklung.
2.    MARIA BETTY SIMATUPANG
Lahir di Pekanbaru, 22 Juli 1995. Betty, begitu ia biasa disapa merupakan putri sulung dari pasangan Bapak Hotman Parulian Simatupang, S. Si, guru SMA N 5 Bukittinggi dengan Ibu Sortawati Silalahi, S. Si, guru SMP Xaverius Bukittinggi. Selain mendapatkan peringkat pertama di kelasnya, ia juga pernah ikut serta dalam Olimpiade Fisika. Penampilannya sehari-hari tergolong cuek dan kerap mengatur.  Hobinya karate, bermain dan mendengarkan music, membaca, dan olahraga. Sebelum bersekolah di SMP Xaverius, Betty mengecap pendidikan di TK Kuntum Mekar Bukittinggi dan kemudian melanjutkan di SD Fransiskus Bukittinggi. Menguasai lima alat music, yaitu saluang, kolintang, bedug, terompet, dan gong.
3.    RURI MARHAMAH VINA SALSABILA
Lahir di Bukittinggi, 9 Juni 1995. Ruri adalah putri bungsu dari lima bersaudara. Anak dari pasangan Bapak Safnal, S. pd, guru SMPN Padang Luar dan Ibu Ildawati, BA, guru SMP Xaverius Bukittinggi. Di bidang akademik, Ruri menempati posisi sepuluh besar di kelasnya. Suka bermain biola, mendengarkan music klasik, dan menonton televisi. Ia termasuk siswa berprestasi di kelasnya. Sehari-hari, ia selalu bersama ibunya karena merasa bungsu dan satu-satunya anak perempuan. Sebelum bersekolah di SMP Xaverius, Ruri mengecap pendidikan di TK Kuntum Mekar Bukittinggi dan kemudian melanjutkan di SD Fransiskus Bukittinggi. Menguasai lima alat music, yaitu saluang, kolintang, bedug, terompet, dan gong.
4.    RORY YOFIAN OHOIWUTUN
Lahir di Tulung Agung, 29 Juli 1994. Sulung dari empat bersaudara ini merupakan penabuh drum yang handal, merangkap sebagai motivator bagi teman-temannya. Putra dari pasangan Bapak Hentje C. Ohoiwutun, seorang pendeta dengan Ibu Julaikah, ibu rumah tangga. Hobinya berenang, bermain drum, football, dan mendengarkan music. Sebelum bersekolah di SMP Xaverius, Rory mengecap pendidikan di TK Kuntum Mekar Bukittinggi dan kemudian melanjutkan di SD Fransiskus Bukittinggi. Menguasai lima alat music, yaitu sampelong, drum, jimbe, tassa, dan ta gading.
5.    AYU FEBRIYENI FRANSISKA
Lahir di Bukittinggi, 23 Februari 1994. Anak ketiga dari lima bersaudara. Putri dari pasangan Bapak Muhammad Harun, seorang wiraswastawan dengan Ibu Sri Wahyuni Widayati, ibu rumah tangga. Ayu adalah pemegang kendali dari seluruh pertunjukan. Suka menyanyi, bermain dan mendengarkan music. Peringkat enam di kelas, berhasil ia raih. Sebelum bersekolah di SMP Xaverius, Ayu mengecap pendidikan di TK Kuntum Mekar Bukittinggi dan kemudian melanjutkan di SD Fransiskus Bukittinggi. Pernah mendapatkan peringkat kedua dalam vocal group. Menguasai enam alat music, yaitu kolintang bass, kolintang melodi, indang, tambur, serunai, dan talempong. Selain menguasai alat music, ia juga pandai menyanyi.
BIODATA GURU PEMBIMBING
MULIA HASUBURAN, S. Sn., lahir di Bukittinggi, 15 januari 1980. Tamatan STSI Padang Panjang tahun 2003. Beliau adalah seorang guru seni budaya di SMP Xaverius Bukittinggi. Sejak ia menjadi guru di SMP Xaverius, banyak sekali kegiatan seni yang sudah diperkenalkan kepada para siswa hingga akhirnya menjadi yang terbaik di tingkat Nasional.

MERAIH MEDALI EMAS FLS2N 2008
Kecemasan yang tak lagi terbendung itu akhirnya berakhir pada Rabu, 23 Juli 2008 lalu. Lima orang pelajar SMP Xaverius Bukittinggi ini menghembuskan napas lega. Latihan ekstra selama enam bulan itu terbayar sudah dengan penampilan maksimal selama dua belas menit di hadapan dewan juri. Tim kesenian karawitan mereka dinyatakan menang atas penampilan 32 tim dari provinsi lainnya  dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Se-Indonesia yang diadakan di STSI Bandung.
Mengangkat konsep multi etnik, tim ansambel ini membawa banyak alat musik dalam festival tersebut. Alat-alat musiknya antara lain gendang, satu set angklung, alat-alat music konvensional Barat, satu set kolintang, perkusi, bansi, serunai, satu set talempong, saluang, bedug, terompet, gong, dan lainnya. Dalam FLS2N tahun ini, mereka membawakan acara kesenian karawitan dengan judul Yo Bakucimang Oi yang diciptakan dan diaransemen oleh guru pembimbing mereka, Bapak Mulia Hasuburan, S. Sn. Beberapa lagu mereka bawakan, seperti Dampiang dari Pariaman, Si Jobang daroi Payakumbuh, Ratok Suayan dari Maninjau, dan beberapa lagu lainnya dari daerah-daerah di Indonesia.
Kelimanya mengaku optimis untuk memenangkan festival Nasional ini. Meskipun kadang merasa takut gagal, tapi mereka mampu bangkit lagi. Rory Yofian Ohoiwutun, salah satu anggota tim mampu menjadi motivator bagi teman-temannya hingga empat temannya bersemangat dan berusaha menampilkan yang terbaik. Ditambah lagi asupan semangat dari guru-guru membuat mereka semakin yakin dengan kemampuan mereka.
TIM ANSAMBEL SMP XAVERIUS MENGANGKAT MUSIK MULTI ETNIK
Perjuangan tim ansambel SMP Xaverius Bukittinggi ini dimulai ketika mengikuti lomba seni se-Kota Bukittinggi pada 3 Juni 2008 lalu. Dengan optimis dan usaha yang maksimal, mereka meraih peringkat pertama. Lima orang pelajar ini dikirim ke tingkat provinsi mewakili Kota Bukittinggi. Lagi-lagi, tanggal  23 Juni 2008,mereka berhasil menjadi yang terbaik di Sumatera Barat.
Tim ansambel SMP Xaverius ini sudah  sering tampil di berbagai acara. Misalnya, ketika menyambut Presiden Susilo Bambang Yudhono di Bukittinggi, Pekan Budaya Bukittinggi tahun 2006, 2007, dan 2008, serta acara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Tim ansambel ini berawal dari ekstrakurikuler yang ada sejak tiga tahun lalu. Setiap Sabtu selama beberapa jam, mereka berlatih ansambel. Pelajar yang berpotensi cukup banyak, apalagi yang berminat. Pelajar SMP Xaverius Bukittinggi terdiri dari berbagai suku bangsa, ras, dan agama. Dari berbagai latar belakang itulah, pihak sekolah berinisiatif membentuk tim ansambel dengan konsep music multi etnik. Awalnya, siswa diharapkan membawa barang bekas yang bisa dijadikan alat music, seperti kaleng bekas, botol minuman, dan lainnya. Kemudian, lambat laun alat-alat music kontemporer dan konvensional, seperti perkusi, drum, talempong, dan lainnya difasilitasi oleh sekolah dan orangtua murid. Hasilnya, kini setiap kelas mempunyai tim ansambel. Bakat-bakat pelajar pun tersalurkan hingga mampu menorah prestasi yang membanggakan. (Maghriza Novita Syahti)