^Katakan dengan Kata^

it’s the freedom of me

Semoga aku punya teman baru… Juni 22, 2008

Diarsipkan di bawah: aku dan teman — OPie ... @ 4:01 am
Tags:

20 Juni 2008,

Kemarin malam, bersama Lit, Borink, dan Free, saya sudah hijrah lagi ke Padang meskipun ujian akhir semester belum sepenuhnya kelar. Jangan tanya kenapa.

Hari ini, kegiatan saya sudah terjadwal dengan rapi. Belajar untuk ujian Psikologi Sosial yang jadwalnya hari Senin, bikin makalah Sosiologi, dan tiduran sambil nonton TV. Huuhhtiduran sambil nonton TV belakangan menjadi kegiatan langka untuk saya.

Sorenya, saya kepikiran untuk menghubungi teman yang merangkap tetangga jauh saya. Rumahnya hanya beda satu gang dengan gang rumahku. Sudah beberapa bulan kami tidak bertemu. Sibuk dengan aktivitas masing-masing. Dulu, setiap minggu saya sampai di Padang, ia (juga saya) sudah tak sabar ingin bertemu, sekedar menceritakan hidupnya seminggu ini.

Ayesha namanya. Kami sudah berteman lama, sejak saya masih imut-imut dan duduk di bangku Sekolah Dasar, sejak saya masih belajar mengaji di MDA.

Sore ini, saya harus menunggu ia pulang kuliah dulu. Sudah jam 6 sore. Handphone saya menyanyikan I Love You Bibeh-nya The Changcuters. Ayesha memanggil.

Halo, Ca….”

Gw dah nyampe nih. Kamu di mana?

Bentar.

Tuuttut

Saya melihatnya dari kejauhan. Ada yang beda dari seorang Ayesha. Kini ia memakai rok. Tampilannya feminism sekali, sangat berbeda dengan yang saya kenal. Dari kejauhan tampak ia tersipu malu.

Gw pake rookk, teriaknya histeris.

Kok bisa? saya menatap heran.

Gak biasanya kamu bawa map kek gini, Buk. Pake rok lagih. Kena syndrome apa siy?

Maklumi lah perubahan gw ni,

Eh, gw mo ikutan SPMB lagi, ucapnya.

Lagi? saya bertanya heran.

Dalam hati saya senang sekali, entah kenapa. Bukannya saya tidak suka ia kuliah di Politeknik. Superego saya mengatakan bahwa saya akan mendapatkan Batman (bakal teman) baru di Psikologi.

Ambil apa aja? saya tanya.

Gw masih bingung. MatematikaPsikologiyang pasti gak keluar lah.

Stoopp!! Psikologi, Ca? Beneran? Psikologi ajaAku doain kamu lulus!!

Saya jadi histeris. Membayangkan ia kuliah di Psikologi. Artinya saya punya teman se-ide, sependapat, sehobby, sepemikiran, sama anehnya, dan kesamaan lainnya. Artinya, aktualisasi diri saya akan lebih berkembang.

Ternyata ia sama semangatnya dan optimis lulus di Psikologi setelah saya ceritakan angan-angan di atas.

Huhhsungguh saya sangat berharap ia lulus di Psikologi. Sangat.

Tak banyak yang ia ceritakan hari ini karena keterbatasan waktu.